PERBANDINGAN 3 APLIKASI PEMBELAJARAN

 

Luqman Hakim (201320033)

PERBANDINGAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM, EDMODO,DAN MOODLE

1.      Google Classroom

Google Classroom adalah sebuah platform e-Learning gratis yang dikembangkan oleh Google. Tujuan utamanya adalah untuk memfasilitasi pengajar agar dapat menyederhanakan, membuat, mendistribusikan, dan menilai tugas tanpa harus bertatap muka.

Sekarang saatnya membahas keunggulan yang dimiliki Google Classroom, yang dirangkum sebagai berikut:

·        Terintegrasi. Karena dikembangkan oleh Google, maka kamu tak perlu jauh dari layanan Google lainnya untuk menjalankan proses pembelajaran. Google Classroom menggabungkan Google Drive untuk pengiriman tugas, Google Docs, Sheets, dan Slides untuk penulisan tugas, Gmail untuk komunikasi, dan Google Calendar untuk penjadwalan, dan Youtube untuk pembelajaran audio visual.

·        Fitur Pertanyaan. Fitur ini berguna untuk membuat kuis sederhana, yang dapat diubah menjadi Google Forms.

·        Fitur Laporan Orisinalitas. Baru tersedia pada Januari 2020 lalu, fitur ini dapat membuat pengajar dan siswa melihat tugas yang berisi kata-kata yang persis atau mirip dengan sumber lain. Pengajar dapat memverifikasi integritas akademik atau orisinalitas dari tugas yang dikirimkan siswa.

Sudah tahu keunggulannya, lalu apa saja kelemahan Google Classroom?

·        Manajemen Akun yang Dibatasi. Google Classroom tidak bisa langsung diakses dari berbagai domain. Semisalnya jika kamu ingin mengirim dokumen atau gambar yang ada di akun pribadi yang tidak terhubung dengan Google Classroom, kamu harus menyimpannya secara offline terlebih dahulu.

·        Resiko Mengubah Dokumen Lain. Setelah pengajar memberikan tugas kepada siswa dalam bentuk dokumen, siswa akan menjadi ‘pemilik’ dokumen tersebut dengan semua hak pengeditannya. Resiko siswa mengubah konten tugas secara sengaja atau tidak sengaja pun bisa saja terjadi.

·        Antar Sesama Pengajar Tidak Bisa Terhubung. Google Classroom tidak memiliki fitur yang dapat membuat para pengajar terhubung dan berkolaborasi.

2.      Edmodo

Edmodo adalah jejaring sosial untuk e-Learning yang menawarkan komunikasi, kolaborasi, dan pembinaan antara pengajar dengan siswa. Dengan Edmodo, guru dapat berbagi materi pembelajaran, mendistribusikan kuis dan tugas, serta mengelola komunikasi dengan siswa, orangtua, dan kolega.

Lebih dahulu diciptakan daripada Google Classroom, lalu apa saja keunggulan Edmodo?

·        Fitur Kuis Interaktif. Edmodo memiliki fitur di mana pengajar dapat memberikan kuis secara interaktif, lengkap dengan banyaknya bentuk pertanyaan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

·        Fitur Kolaborasi Antar Pengajar. Di Edmodo, pengajar dapat berkomunikasi dengan pengajar lainnya, dan diundang untuk masuk ke dalam kelas.

·        Media Sosial Pendidikan. Edmodo memiliki fitur di mana baik pengajar maupun siswa dapat membuat status, memposting foto, serta menceritakan hasil belajar yang didapat setelah kegiatan pembelajaran.

Dengan banyaknya keunggulan Edmodo, platform e-Learning yang satu ini juga punya beberapa kelemahan. Berikut diantaranya.

·        Tidak Selalu Gratis. Beberapa fitur hanya dapat diakses dengan membayar sejumlah biaya tertentu. Aplikasi dengan seluruh fitur gratis hanya tersedia untuk guru di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia

·        Harus Daftar Sendiri. Pengajar harus memastikan siswa mendaftar dan membuat akun Edmodo sendiri terlebih dahulu seelum membuat kelas.

·        Aplikasi Edmodo di iPad Dinilai Membingungkan. Edmodo pernah dikritik karena tampilannya yang berantakan dan membingungkan jika dibuka dari iPad.

3.      Moodle

 

Moodle adalah salah satu contoh dari platform belajar yang didesain untuk digunakan oleh para pendidik dan para pelajar dengan sebuah sistem  yang sudah terintegrasi dan sangat aman  sehingga cocok sekali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar secara virtual. Moodle sendiri merupakan singkatan dari Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment.

Platform ini tergolong CMS namun khusus bagi kepentingan edukasi untuk pengajar dan siswa. CMS yang satu ini dirancang sedemikian rupa dengan sistem yang aman dan terintegrasi. Moodle di sisi lain adalah Sistem Manajemen Pembelajaran yang dapat memberikan serta melacak pengalaman belajar baru untuk penggunanya. Disini kita dapat mengkonfigurasi sistem sehingga sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh si pengguna.

Nah, disini pengajar juga sama sama bisa posting dan meng-upload file pada masing masing pertemuan dan pelajar yang mendaftar juga dapat membaca postingan tersebut dan download file yang diupload oleh si pengajar.

Jika kamu tertarik dengan Moodle, kamu bisa membaca panduan untuk menginstall Moodle di Blog Exabytes juga ya.

Kelebihan

Tidak terbatas penggunanya

Moodle sendiri memungkinkan para pengguna untuk masuk ke dalam aplikasinya tanpa batasan, jadi tidak ada pembatasan jumlah pengguna atau batasan untuk menambah lebih banyak pengguna. Tidak peduli itu pengajar maupun para siswa.

Mudah Digunakan

Hal lainnya adalah siapapun bisa menggunakan Moodle tanpa perlu mempelajarinya lama. Baik sebagai pengajar, administrator atau murid. Karena interface yang mudah membuat Moodle sangat digemari oleh para pemula yang ingin switch kegiatan belajar konvensional ke sistem e-learning atau pembelajaran jarak jauh.

Baca Juga  Mengenal Moodle Untuk Kebutuhan E-Learning dan Panduan Cara Menginstallnya

 

Banyak Tema

Selain itu, Moodle ini juga menyediakan beberapa variasi bagi penggunanya dalam mengganti-ganti tampilan (theme). Platform ini menyediakan beberapa tema menarik yang bisa mempercantik modul kamu loh. Kamu bahkan juga bisa ikut buat modifikasi temanya.

Pengajar bisa membuat forum

Pengajar di Moodle bisa membuat suatu forum dengan topik tertentu yang akan mereka ajarkan. Dengan adanya forum ini, pelajar sendiri bisa mengajukan pertanyaan, menjawab atau berdiskusi mengenai topik di forum tersebut. Pelajar dan pengajar juga bisa saling berkomunikasi di forum ini. Selain itu, lebih mudah untuk memberikan tugas di forum ini dan pengajar bisa memberikan batas waktu yang lebih detail ke para siswa.

Bisa Mengkonfigurasi Sendiri

Sistem pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan user karena sistem jaringan dan juga sistem keamanan di Moodle ini bisa dikonfigurasi sendiri melalui si pengajar atau tenaga ahli. Jadi, dipastikan bahwa sistem pembelajaran dari Moodle ini akan senantiasa aman selama di setting dengan baik. 

Kekurangan

Perlunya Tenaga Ahli 

Kekurangan sistem belajar di Moodle ini adalah dimana harus ada tenaga ahli yang bertugas sebagai administrator untuk memaintenance dan juga membangun sistem e-learningnya. Meskipun terkadang ini dianggap sebagai sebuah kelebihan karena kesannya lebih private, namun hal ini bisa sangat merepotkan dan juga susah untuk para pemula.

Membutuhkan Pemahaman yang Lebih

Berdasarkan poin di atas, dikarenakan adanya konfigurasi di Moodle, pengguna harus mengerti dan memahami dengan baik tentang sistem yang ada di Moodle ini.  

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN ZETERO DAN MENDELEY

Desain Canva